#PUISI Kesemuan yang Hakiki
Ketukan dalam kotak hitam,
nyaring dan menjadikan diamku tak terarah.
Pikiran dan hati tak selaras ,seakan ada perang dalam jiwa.
Menghujat pikiran dan membodohi hati,
logikaku memaksaku berpikir keras, sedangkan hati berbicara lembut seakan menipu.
Bicaraku tak karuang, ku hanya mampu menjadikan kosa kata sebagai debu yang tak bermakna.
mulutku bungkam,bibirku retak,darahku berdesir
dan jiwaku semu.
Sesakral inikah sebuah wujud dari rasa,
dari rasa bahagia,sedih ,dan mati rasa.
Hidup namun tak terasa, mati tapi terasah.
Hidupku semu,senyum dan kepercayaanku hilang
aku serasa terkunci dalam kegelapan ,
aku membutuhkan kunci itu,karena aku sangat merindukan peluk Sang Khalik...
Komentar
Posting Komentar