#PUISI DEEP



Bisa aku menjelma
Kalimat-kalimat manja, tapi sepertinya mulutmu tidak suka membaca.

Bisa aku menjelma lukisan-lukisan indah,
Namun sepertinya matamu tidak suka dengan desa.

Bisa aku menjelma Narasi alegori jalan,
Tetapi sepertinya telingamu tidak suka dengan garis putih putus-putus.

Aku memilih Diam dan menulismu saja sebagai tanda tangan

Terima kasih atas perjalanan besar yang sudah kau mulai dengan satu langkah kecil
Pada malam itu

Terima kasih atas kepedulian
Pada segala kemegahan yang sudah kau jaga dan engkau bilang kuwariskan..

Terima kasih atas nuansa harmoni yang telah engkau cipta dalam puisi-puisi bernada.
Hingga kau membawaku sampai pada sebuah makna.

Engkau menjelaskan padaku mengenai kata dalam pelukan cinta, Menjelasakan padaku tentang dusta yang sering aku sengaja.
Memaparkan padaku  yang mana pantas untuk diungkap dan mana yang tidak.

Terima kasih
Benar-benar terima kasih
Hari ini aku mulai menjaga, menuliskan  kata. ingin kutenun menjadi selimut dinginnya sebuah harapan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PUSAKA IDEA

#PUISI ARAH JAM SEOLAH BERBALIK

#BAGIAN 1. RINDU CINTA TERLARANG