#PUISI DEEP
Cipt: Yoesrifandi
Bisa aku menjelma
Kalimat-kalimat manja, tapi sepertinya mulutmu tidak suka membaca.
Bisa aku menjelma lukisan-lukisan indah,
Namun sepertinya matamu tidak suka dengan desa.
Bisa aku menjelma Narasi alegori jalan,
Tetapi sepertinya telingamu tidak suka dengan garis putih
putus-putus.
Aku memilih Diam dan menulismu saja sebagai tanda tangan
Terima kasih atas perjalanan besar yang sudah kau mulai dengan satu
langkah kecil
Pada malam itu
Terima kasih atas kepedulian
Pada segala kemegahan yang sudah kau jaga dan engkau bilang
kuwariskan..
Terima kasih atas nuansa harmoni yang telah engkau cipta dalam
puisi-puisi bernada.
Hingga kau membawaku sampai pada sebuah makna.
Engkau menjelaskan padaku mengenai kata dalam pelukan cinta,
Menjelasakan padaku tentang dusta yang sering aku sengaja.
Memaparkan padaku yang mana
pantas untuk diungkap dan mana yang tidak.
Terima kasih
Benar-benar terima kasih
Hari ini aku mulai menjaga, menuliskan kata. ingin kutenun menjadi selimut dinginnya
sebuah harapan.
Komentar
Posting Komentar