Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2019

Aku Lebih Baik Dibunuh #byAnha

AKU LEBIH BAIK DI BUNUH.    Sebuah perjalanan menuju kota daeng, segala diksi  romantis telah ku persiapkan untuk pertemuan kita di lapangan karebosi.     Rindupun berkecamuk di dalam dada dan sosok senyum yang selalu aku rindukan terbayang di jendela bus. Terkadang jarak menyiksa.     Hujan menjemput, rasa lelahpun sejenak meninggalkan entah kemana akan berlabu. Ku tinggalkan bus dan beranjak mencari sosok yang aku rindukan. Dan akhirnya kita bertemu di depan tenda merah, di bawah hujan yang manja.      Rindupun beranjak dari persinggahan, hujan semakin menyerbu.. Sifat ego yang kau bawah kepadaku tak  perna ku patahkan sedikitpun Cacian, aturanmu ku terima  atas nama cinta.      Namun setelah pertemuan kita ku melihat dirimu yang sesungguhnya Kau mematahkan segala mimpiku, menghancurkan nama dan merobek hati yang ku berikan untukmu Kau mengatakan cemburu? bukan, kau...

#PUISI. KAMU PERGI TANPA ALASAN

Cipt. IbasYourBae Keindahan cinta akan ternoda bila kebohongan telah hadir Begitu indahnya bibirmu saat mengucapkan kehohongan itu.. Tak ada rasa sakit bila itu kamu yang melakukannya Dengan mudah kamu berkata ” maaf kita tidak melanjutkan semuanya “ Tanpa menyadarinya aku masih bingung Mengartikan kata kata itu melucur dari bibirmu Dengan senyum polosmu, seperti tak berdosa Aku seperti kehilangan kaki untuk berdiri Bagaikan disambar halilintar disiang bolong. Begitu teganya kamu lakukan ini padaku.. Disaat aku sudah mulai mencintaimu dengan sepenuh hati.. Tak sanggup aku melihatmu.. Yang dulu begitu indah, sekarang bagaikan melihat hantu.. Harus dimana aku tempatkan diri ini jika bertemu kamu… Yang aku tau, janji dan impian kita tak mungkin lagi bisa terwujud,.. Tak tahu apa yang merubah hatimu kepadaku.. Tanpa penjelasan yang jelas kamu pergi Entah mengapa begitu mudah kamu putuskan cinta kita.. Bahkan entah mengapa sampai saat ini kamu tak pernah ...

#PUISI. EUPHORIA (SESAAT)

Cipt. Na Hay...sebuah kata yang mengawali perkenalan kita. Awalnya aku merasa bahwa pertemuan ini hanya berujung kehampaan, Setelah beberapa jam bersama, kita mulai membahas dari yang tidak tau menjadi tau Yang sesak menjadi tawa terpecahkan. Rasa ini mulai menusuk, tak beretika datang begitu saja tanpa memahami lebih dalam. Aku mulai  diam-diam mengamatimu, mencuri secara licik pandanganmu Seakan aku adalah tahanan baru yang mulai memasuki jeruji besi. Malam berlabu kita melewati jalan tak berpenghuni  Rasaku semakin tak tertahan, mencoba segala hal untuk menyudutkan perasaan ini Tapi tak bisa ku pungkiri,senyum mu selalu terbayang di tiap waktu yang ku miliki. Perjalanan terhenti, tawamu pun telah hilang. Setelah sekian lama, kita bertemu tak ada sapa antara kita. Rasanya sesak, hatiku pilu dengan perlakuanmu Apakah kemarin hanya mampu  dijadikan seri kenangan yang akan berlalu begitu saja. Lagi-lagi aku yang kalah, aku menyimpan rasa sendiri dan berhar...

#PUISI. BUDAK RASA

Cip: Anha Aku pernah menjadi rimbah melawan segala Asa di penjuru bumi. Menaklukan dingin pada malam hari, mencumbu sepi dan gelap. Singa tak lagi ku takuti di  perempatan jalan, yang ku takuti adalah rasaku menerka_nerka  hati yang tak kunjung ku tundukkan. Aku adalah budak dari rasa yang tak mampu ku pastikan seperti apa wujudnya di dasar jiwaku. Sebuah dialog di sudut kota, membahas ranah kepahitan duniawi Beberapa insan beraduh Asa, menundukan segala teori tapi tak mampu melawan rasa yang mendara dalam tubuh. Ada  senyum  sengaja singgah di pikiran, mengelolah segala rasa dan membunuh setiap sendi pertahanan. Mencoba lari dari kenyataan- lari sejuah mana kaki melangkah, Nasib mengubah, dan takdir menjemput. Namun semua hanyalah formalitas. Aku adalah manusia lahir dari rasa, tumbuh dari rasa dan mati  karena rasa. Rasamu akan membunuh secara  perlahan jika kau perlakukan seperti Raja/Ratu. Tapi jika kau abaikan rasa yang hanya me...

Puisi egoku #byIbas

#EGOKU Kadang kita harus tahu sampai manakah kita bisa memperjuangkan sesuatu Sampai mana kita harus berani menerima,mana yang harus di perjuangkan ,dan mana yang harus dilepaskan dan di ikhlaskan Menyerah bukan berarti putus asa Tapi bisa berarti memulai sesuatu yang baru "seperti pergantian hari , dimana matahari akan kembali bersinar menggantikan malam" #EGOKU Kadang kita harus tahu sampai manakah kita bisa memperjuangkan sesuatu Sampai mana kita harus berani menerima,mana yang harus di perjuangkan ,dan mana yang harus dilepaskan dan di ikhlaskan Menyerah bukan berarti putus asa Tapi bisa berarti memulai sesuatu yang baru "seperti pergantian hari , dimana matahari akan kembali bersinar menggantikan malam" Bulukumba, 26 maret 2019

Puisi by Dhio

*Cerita tua* Dhio Saat mendengar kisah cinta teman lama Perlahan semua ingatan tentang kita Kembali utuh dalam pikirku Menabur senyum gores yang takkan pernah tua Kuserukan namamu hingga lupa aku berada dimana Kutatap seraut mesra wajahmu di balik layar monitorku Kata mesra itu kembali mendaur ulang jantungku untuk terus berdetak Ketika sejak  hadirmu memutuskan untuk menjalin hubungan bersamaku Jika kau tau! Temanku bosan mendengar namamu. Bercerita tentang namamu itu indah bidadari! 😅😅😂

Pantas kita #by yoes

Pentas kita Yoes Aku berlaga penyimak, pendengar Sedang kau berlaga pemain, pembicara. Kau melakon aku menonton Kau membicarakan aku mendengarkan Belum klimaks kau berlaga Sudah meluncur kata-kataku menjelma komentar membakar Sebab ini pentas kita Belum selesai komentarku Kepalamu sudah terbakar dan habis kata-katamu Ini pentas kita. Bulukumba, 27, maret,2019

#BAGIAN 1. RINDU CINTA TERLARANG

Cipt : IbasYourBae Sesak rasa di hati kian menghimpit nadi Riak-riak sunyi menyelip menari asik mengusik rindu sesekali menyerkap menghampiri.. Ku hamburi jalan landai penuh luluh lungai saat desir angin mengapai Ku ingin teriak kan kidung kesyahduan sekencang badai Terlepas melayang tinggi bagai menembus dinding-dinding tebalnya tirai.. Biar kau dengar jeritan ku dari sini Biar kau rasakan siksaan rindu mencabik tiap hari.. Cinta.. Entah sudah berapa purnama berlalu menghilang Indah wajah mu masih jua terbayang Bahkan canda tawa mu masih ternaung jelas tak mau lepas.. Rasa yg masih terikat erat tak pernah rentan Bahkan lelah melewati semak menembus jalan Trus&trus merajah dada Mega pun menyapa berkedut-kedut menyela jiwa Ketika suapkan rasa pada neraca rindu tergilas roda-roda mengeliat kencang membunuh raga.. Cinta.. Haruskah cambuk geliat rindu ku simpan sendiri Pada getar dawai hati bening kilau embun dan segaris nada berbunyi Ataukan hanya tersemb...

#PUISI MAWAR

oleh : Yoes suara itu merdu, berbicara sajak Aksara penuh makna Aku percaya itu ungkapan penuh cinta Lembutnya, boleh aku kata lebih dari sutra. Di sini aku ingin sebuah temu Tapi merencanakan sebuah rindu Adalah kesalahan. Suratku untukmu mawar Ini Kali pertama kurasa sepiku pergi setelah mendengar engkau. Terima kasih untuk ruang semu yang di sini. Meski begitu kutitip angin pada malam ini untuk tidak membuatmu dingin. Suara itu merdu mawar, berbicara sajak. Aksara penuh makna Aku percaya itu ungkapan penuh cinta. Bulukumba, 15 Maret 2019